Sabtu, 06 Agustus 2011
Filled Under:
Ibnu Rusyd
Posted By:
Yanuka Yat Nurkahyatno
on Agustus 06, 2011
Abul Al-Walid Muhammad ibn Ahmad ibn Muhammad ibn Rusydi, yang di Barat lebih dikenal sebagai Averrus, adalah ilmuwan muslim yang berpengaruh sejak abad ke-12 dan beberapa abad berikutnya. Dialah yang mengintegrasikan ajaran Islam dengan pemikiran Yunani. Ia lahir pada 1126 M di Qurtubah (Cordoba, Spanyol). Ayahnya ahli hukum yang sangat berpengaruh. Banyak pula saudaranya yang menduduki posisi penting di pemeritahan.
Kebesran Ibnu Rusyd sebagai pemikir sangat dipengaruhi jiwa zamannya. Kala itu, abad ke-12 dan beberapa abad sebelumnya, adalah zaman kemasan ilmu pengetahuan di dunia Islam yang berpusat di Andalusia, Spanyol, di bawah pemerintahan Dinasti Abasiyyah. Kala itu, para penguasa sangat mendukung perkembangan ilmu, dan sering memerintahkan para ilmuwan untuk menggali warisan intelektual Yunani. Berkat jasa merekalah, nama ilmuwan dan filsuf Yunani seperti Aristoteles, Plato, Phitagoras, Euclides, dan karya-karyanya terpelihara sampai sekarang.
Ibnu Rusyd adalah ilmuwan komplet. Selain ilmu filsafat, ia juga pakar ilmu kedokteran, sastra, logika, ilmu pasti, di samping mengetahui pengetahuan ilmu keislaman, khususnya tafsir Al-Qur'an dan Hadist maupun fiqih. Karya terbesarnya dalam bidang kedokteran, Al-Kuliyat fi al-Tibb (Hal-hal Umum Ilmu Pengobatan), menjadi rujukan utama ilmu kedokteran hingga kini.
Belakangan ia diangkat sebagai hakim agung di Cordoba di masa pemerintahan Khalifah Abu Ya'kub Yusuf dan anaknya Khalifah Abu Yusuf - posisi yang juga pernah dijabat kakeknya di masa pemerintahan Dinasti Al-Murabitun di Afrika Utara.
Jerih payahnya menerjemahkan karya-karya Aristoteles dan Plato, sangat berpengaruh hingga kini. Antara 1169 sampai 1195, ia menulis komentar megenai karya Aristoteles, yang kemudian diterjemahkan melalui bahasa-bahasa
Eropa dengan berbagai judul: De Organon, De Anima, Phisyca, Metaphisica, De Partibus Animalia, Parna Naturalisi, Metodologica, Rhetorica, dan Nichomachean Ethick. Semua itu sangat berpengaruh pada pembentukan tradisi intelektual kaum Yahudi dan Nasrani.
Sumber: Majalah Barokah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Adukanlah Keluh Kesahmu Hanya Kepada Al-Rahman!
Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah – ...


0 komentar:
Posting Komentar
Tuliskan komentar anda (sertakan nama bila yang dipilih: anonymous)