Sabtu, 06 Agustus 2011
Filled Under:
Jabir bin Hayyan
Posted By:
Yanuka Yat Nurkahyatno
on Agustus 06, 2011
Abu Musa Jabir Ibn Hayyan (721-815 H/1301-1395 M), yang memperkenalkan cabang ilmu kimia. Lahir di Kuffah, Irak, ia lebih dikenal dengan nama Ibnu Hayyan, dan di Barat disebut Ibnu Geber.
Jabir banyak belajar kepada imam besar ahlul bait, Ja'far Shadiq. Juga pada Bermaki Vizier pada masa kekhalifahan Harun Al-Rasyid. Berkat penemuannya, Jabir dijuluki Bapak Kimia Modern.
Semasa hidupnya, Jabir pernah bekerja di labolatorium dekat Bawwabah di Damaskus. Dari Damaskus ia kembali ke kota kelahirannya, Kuffah. Dua ratus tahun setelah wafatnya, ketika penggalian tanah dilakukan untuk pembuatan jalan, labolatorium Jabir ditemukan. Di dalamnya terdapat peralatan kimia yang hingga kini masih mempesona.
Seluruh karya Jabir Ibnu Hayyan berjumlah lebih dari 500 studi kimia, tetapi hanya beberapa yang sampai pada zaman Renaisans. Di antara bukunya yang terkenal adalah Al Hikmah Al Falsafiyah. Buku lain tentang penguraian beberapa asam terdapat dalam salah satu manuskripnya berjudul Sandaqal-Hikmah.
Di Abad Pertengahan, karya-karya Jabir telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Terjemahan kitabnya yang termasyhur, Kitab Al-Kimya dan Kitab Al-Sab'een, bahkan telah diterbitkan oleh ilmuwan Inggris tahun 1444.
Karya lainnya yang telah diterbitkan adalah Kitab al Rahmah, Kitab al Tajmi, Al Zilaq al Sharqi, Book of The Kingdom, Book of Eastern Mercury, dan Book of Balance.
Sumber: Majalah Barokah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Adukanlah Keluh Kesahmu Hanya Kepada Al-Rahman!
Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah – ...


0 komentar:
Posting Komentar
Tuliskan komentar anda (sertakan nama bila yang dipilih: anonymous)